Musisi sekaligus anggota DPR RI, Anang Hermansyah diminta tidak lagi mencalonkan sebagai anggota DPR RI pada Pemilihan Umum Legislatif (Pilleg) pada tahun 2019 mendatang.
Permintaan itu disampaikan saudara Anang, yang juga Dewan Penasehat Asosiasi Petani Tebu Rakyat (APTRI) Pusat, HM Arum Sabil.
“Anang itu sosok entrepreneur sejati, di dunia industrik musik dia sangat sukses. Bukan hanya untuk dirinya, tetapi dia berhasil mengorbitkan sejumlah artis di dunia musik Indonesia,” kata Arum kepada Kompas.com, Minggu (17/6/2018).
Arum menceritakan, saat Anang akan maju pada Pilleg pada tahun 2014 lalu, dia mengaku ingin memajukan dunia industri musik Indonesia.
“Saat itu dia pamitan kepada saya sebagai saudara yang lebih tua, sebagai orang tua, bahwa dia ingin maju ke DPR RI untuk memperbaiki regulasi musik agar lebih maju dan mendapatkan perhatian dari pemerintah, itu pikiran Anang Waktu itu,” kenangnya.
Arum menilai, Anang telah berhasil mewujudkan mimpi besarnya tersebut.
Bukan hanya industri musik, tetapi menurutnya, Anang juga berhasil menata regulasi di dunia pendidikan, ekonomi, kesehatan, dan budaya.
"Saya kira sudah cukup Anang di dunia politik, sekarang waktunya dia istirahat dulu, kembali lagi sebagai seorang pengusaha,” pintanya.
Arum mengaku, ingin sosok Anang kembali ke dunia yang telah membesarkan namanya, yakni industri musik.
“Dengan duduk di sebagai anggota DPR RI, dia (Anang) sudah tersekat-sekat. Padahal, Anang ini milik masyarakat umum, makanya saya meminta kepada dia, agar pada Pilleg 2019 mendatang agar tidak ikut mencalonkan kembali sebagai anggota DPR RI," ujarnya.
"Biarlah Anang menunjukkan baktinya kepada bangsa dan negara ini, sebagai sosok pribadi bukan sebagai politisi lagi,” ujarnya lagi.
Saat Pilleg pada tahun 2014 lalu, Anang yang mencalonkan diri dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Timur IV, yang meliputi Kabupaten Jember- Lumajang, memperoleh 37.439 suara.
Suara Anang tersebut, mengungguli suara partainya di semua kecamatan yang hanya mendapatkan 15.822 suara.
Pernah Ditegur Tantowi Yahya
Parafigur publik yang tergabug dalam Persatuan Artis, Penyanyi, Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) ikut meninjau Jakarta Smart City di Smart City Lounge, Balai Kota.
Para publik figur seperti Tantowi Yahya, Anang, Indra Bekti, dan lain-lain nampak melihat-lihat monitor besar yang menggambarkan Jakarta tersebut.
Musisi dan politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Anang Hermansyah terlihat paling antusias dibanding artis lainnya selama berada di Jakarta Smart City.
"Ini semua bisa kelihatan dari monitor? Siapa, ke mana dan bagaimana saja semua bisa kelihatan di sini?," tanya Anang dengan nada tinggi kepada Project Manager Development Team Jakarta Smart City DKI Prasetyo, Senin (11/4/2016).
Prasetyo kemudian menjawab pertanyaan Anang tersebut.
Pada kesempatan itu, para publik figur dipertontonkan keadaan Jakarta yang terpantau oleh CCTV.
Kemudian aplikasi Qlue, Qlue Transit, Qrave, info pangan, dan lain-lain. Anang pun terlihat mengangguk-angguk mendengar jawaban Prasetyo.
"Ini ada petugasnya ya yang punya HP, bisa tracking sampai 24 jam. Ada Perda atau Pergub dibuat enggak biar HP-nya enggak mati, beroperasi 24 jam?" tanya Anang lagi antusias ketika melihat aplikasi Qlue Transit (aplikasi realtime Transjakarta).
Anggota Komisi X DPR itu juga terlihat antusias ketika melihat aplikasi info pangan. Di monitor tersebut dipertontonkan harga sayur mayur secara realtime di pasar-pasar di Jakarta.
"Harga beras komoditi semua masuk sini, nih?" tanya Anang sambil menunjuk monitor.
Ketika Prasetyo menjawab tertanyaan itu, Anang justru asyik ngobrol dengan rekan lainnya dengan suara cukup kencang.
Mengetahui hal itu, Ketua Umum PAPPRI Tantowi Yahya yang berdiri di sampingnya, langsung menegur Anang.
"Jangan ngobrol dulu, dengerin itu yang jelas-in. Kasihan," ujar Tantowi kepada Anang.
Seketika Anang pun kembali menyimak penjelasan Prasetyo.
Sementara itu, istri Anang, Ashanty dan anaknya, Aurel, terlihat tidak terlalu antusias melihat-lihat Jakarta Smart City.
Mereka berdua memilih duduk di lantai di luar ruang kendali Jakarta Smart City.
Kontroversi Anang di DPR
Dalam sebuah acara reses dengan kader PAN yang diselenggarakan di Pendapa Kota Tegal, 7 Desember 2014, Anang, mengusulkan agar kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) untuk memperoleh subsidi bahan bakar minyak BBM.
Tapi usulan tersebut memunculkan pertentangan di kalangan masyarakat.
Seorang pemerhati masalah sosial sekaligus seniman Tegal, Joshua Igho, yang hadir dalam acara tersebut menentang pendapat Anang dengan mengatakan bahwa kartu BPJS berbeda dengan kartu subsidi.
Semua warga negara Indonesia, kaya atau miskin, dapat memiliki kartu BPJS sesuai kemampuannya membayar premi.
Profil
Lahir:18 Maret 1969 di Jember, Jawa Timur, Indonesia
Pekerjaan: penyanyi, musisi, anggota DPR RI
Tahun aktif: 1989 - sekarang
Partai politik: Partai Amanat Nasional
Agama: Islam
Istri: Krisdayanti (menikah: 1996; cerai: 2009)
Istri: Ashanty (menikah: 2012)
Anak dari pernikahan dengan Krisdayanti:
Titania Aurelie Nurhermansyah
Azriel Akbar Hermansyah
Pernikahan dengan Ashanty:
Arsy Addara Musicia Nurhermansyah
Arsya Akbar Pemuda Hermansyah
Orangtua: Abdul Choliq Wijaya dan Anissa Choliq.(*)
Editor: Edi Sumardi

